Senin, 04 Juli 2016

MACAM-MACAM MEDIA DIFERENSIAL

1. SIMONS CITRATE AGAR (SCA)
 
PRINSIP: untuk mendenterminasi kemampuan bakteri yang menggunakan sitrat sebagi sumber karbon dengan produk akhir basa.

INDIKATOR: BTB (brom thymol blue)

BAKTERI: - e.coli
                 - pseudomonas aerogenes

2. MULLER HINTON AGAR (MHA)

PRINSIP: media yang dipakai untuk uji susceptibility terhadap antibiotik.

INDIKATOR: Infusion hewan, asam casamino, pati
INHIBITOR: tatrasiklin, gentamisin, steptomisin, vancomisin

BAKTERI: -bacillus subtilis
                 - e.coli

3. TRIPTICASE SOY BROTH (TSB)

PRINSIP : untuk mendukung pertumbuhan bakteri dengan cepat termasuk streptococcus, tanpa penambahan suplemen

INDIKATOR: Trypticase, phytone, NaCl, Glukosa, K2HPO4

BAKTERI: -streptococcus peneumoniae

4. TRIPLE SUGAR IRON AGAR (TSIA)

PRINSIP: media yang dipaki untuk uji biokimia pada gram negatif

INDIKATOR: phenol red
INHIBITOR: sodium thiosulfate

BAKTERI: -Enterobactericiae
                   -E.coli
                   -Salmonella thypi

5. UREA

PRINSIP : untuk  melihat kemampuan bakteri dalam menghidrolisis urea, khusus untuk mengidentifikasi spesies enterobactericiae

INDIKATOR: phenol red

BAKTERI: -Klebsiella
                   -Enterobactericiae

PENGERTIAN URIN DAN MACAM-MACAM URIN

URINE : Urin atau air seni atau air kencing adalah cairan sisa yang diekskresikan oleh ginjal yang kemudian akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui proses urinasi. Eksreksi urin diperlukan untuk membuang molekul-molekul sisa dalam darah yang disaring oleh ginjal dan untuk menjaga homeostasis cairan tubuh. Namun, ada juga beberapa spesies yang menggunakan urin sebagai sarana komunikasi olfaktori. Urin disaring di dalam ginjal, dibawa melalui ureter menuju kandung kemih, akhirnya dibuang keluar tubuh melalui uretra.

MACAM-MACAM URINE:
1. Urin Pagi
    Urin yang dikeluarkan pada pagi hari setelah bangun tidur. 
    Digunakan untuk pemeriksaan  sedimen urin, kehamilan dan berat jenis urin
2. Urin Sewaktu
    Urin yang dikeluarkan sewaktu-waktu. 
    Digunakan untuk pemeriksaan berat jenis, sedimen  urin, protein urin, reduksi urin, benda     keton, urobilin dan bilirubin, BJ (sekitar 1.010-1.015)
3. Urin Post Pandrial 

    Urin yang dikeluarkan setelah makan (1,5-2 jam setelah makan)
    Digunakan untuk  pemeriksaan reduksi urin.
4. Urin 24 jam/12 jam 

    Urin yang dikeluarkan/dikumpulkan selama 12 jam/24 jam 
    Digunakan untuk pemeriksaan  berat jenis urin (1.016-1.022)
5. Urin 2 gelas 3 gelas 
    Urin yang digunakan untuk mengetahui adanya infeksi, pus (nanah) yang biasa terjadi         pada laki-laki dan untuk mengetahui letak infeksinya
6. Urin suprapubik
7. Urin kateter
    Urin yang menggunakan selang 
8. Urin time spesimen
    Urin yang dikeluarkan pada waktu yang ditentukan.


TEMPAT PENAMPUNG URIN:
-bermulut lebar
-bersih
-bertutup ulir
-steril ( jika untuk pemeriksaan mikrobiologi)
-bahan plastik

MACAM-MACAM PENGAWET PADA URIN:
-THYMOL
-FORMALDEHID
-CHLOROFORM 
-ASAM BORAT
-TOLUOL
-NATRIUM FLUORIDA

MACAM-MACAM UJI KARBOHIDRAT PADA UJI BIOKIMIA

1. UJI MOLISCH

TUJUAN: membedakan karbohidrat dengan senyawa bukan karbohidrat 

DASAR : pembentukan furfural (berbentuk cincin) atau turunanannya karena penarikan molekul air oleh asam sulfat pekat. furfural yang terbentuk bereaksi dengan alfa naftol membentuk senyawa yang bewarna ungu.

INTERPRETASI HASIL: (+) TERDAPAT CINCIN UNGU
                                           (-) TIDAK ADA CINCIN UNGU

2. UJI IODIUM

TUJUAN: membedakan pati disakarida dan monosakarida

DASAR: molekul pati memepunyai struktur 3 dimensi yang berupa spiral. dalam struktur ini molekul pati dapat mengikat molekul iodium secara fisik dengan cara menempatkan iodium tersebut dalam spiral sehingga kompleks tersebut bewarna biru, bila dipanaskan struktur spiral akan hilang sehingga molekul pati tidak dapat lagi mengikat iodium sehingga mengakibatkan warna ungu juga menghilang.

INTERPRETASI HASIL : (+) BEWARNA BIRU
                                            (-) TIDAK BEWARNA BIRU

3. UJI BARFOED

TUJUAN: membedakan disakarida dengan monosakarida

DASAR: reduksi oleh karbohidrat dalam suasana asam. pada reaksi yang positif, larutan akan bewarna biru tua setelah penambahan pereaksi warna fosfomolibdat, reaksi ini positif untuk monosakarida

INTERPRETASI HASIL : (+) BEWARNA BIRU TUA
                                           (-) TIDAK BEWARNA BIRU TUA

4. UJI SELIWANOFF

TUJUAN : membedakan ketosa dan aldosa 

DASAR: mirip dengan UJI MOLISCH, hanya ketosa membentuk 4-hidroksimetilfurfural yang dengan resorsinol membentuk bewarna merah

INTERPRETASI HASIL : (+) WARNA MERAH ANGGUR
                                            (-) WARNA TIDAK MERAH ANGGUR

5. UJI BENEDICT

TUJUAN: memperlihatkan sifat mereduksi diri karbohidrat

DASAR: larutan tembaga alkali akan direduksi oleh gula yang mempunyai gugus aldehid atau keton bebas membentuk kuprooksida yang bewarna.larutan benedict berisi kuprisulfat

INTERPRETASI HASIL: (+) ENDAPAN BEWARNA HIJAU,KUNING, MERAH
                                           (-) ENDAPAN